Burnley 1-1 Arsenal: Granit Xhaka Si Pembawa Petaka
Gol cepat Pierre Emerick-Aubameyang ke gawang Burnley terasa ambyar lantaran blunder yang dilakukan Granit Xhaka berujung petaka bagi Arsenal.
Akibat kesalahan yang dilakukan gelandang berpaspor Swiss itu, The Gunners harus membayar mahal kemenangan yang sebetulnya bisa diamankan di Turf Moor akhir pekan ini.
Dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris itu, Arsenal membuka skor lebih dulu saat laga baru berusia enam menit. Diawali manuver cantik Willian, diakhiri dengan aksi cemerlang Aubameyang untuk mengganti angka kacamata di papan skor.
Enam menit sebelum turun istirahat, Burnley berhasil menyamakan kedudukan gara-gara kesalahan yang dibuat Xhaka.
Maksud hati melepas umpan lambung, bola ayunan Xhaka malah menabrak badan Chris Wood yang kemudian mengubah arah si kulit bundar ke gawang Bernd Leno dan gol. Skor 1-1 ini bertahan sampai peluit panjang.
8 – Since the start of 2016-17, Granit Xhaka has made more errors leading to goals (8) than any other outfield player in the Premier League. Disaster. #BURARS pic.twitter.com/VAzt53Z9sV
— OptaJoe (@OptaJoe) March 6, 2021
Kekeliruan yang dibuat Xhaka langsung dicatat oleh Opta sebagai satu rekor negatif tersendiri bagi mantan personel Borussia M’gladbach tersebut.
Sejak memulai kampanye 2016/17, Xhaka berada di posisi teratas dalam daftar pembuat blunder , dengan dirinya telah “menolong” lawan untuk mencetak gol ke gawang Arsenal delapan kali.
Angka di atas, bila dihitung sejak lima tahun lalu, maka artinya Xhaka terbanyak membuat error berujung gol dibanding pemain mana pun di Liga Primer.
Praktis, hasil seri satu sama ini tak banyak mengubah posisi Asrenal dengan mereka masih berjuang di papan tengah atau posisi kesepuluh klasemen sementara, menghimpun 37 poin.
Meriam London terpaut delapan angka dari teritori Liga Europa yang dikuasai West Ham United. Sementara untuk spot Liga Champions, pasukan Mikel Arteta mesti mengejar defisit sepuluh poin dari West Ham United.
Selanjutnya, Arsenal akan fokus ke babak 16 besar Liga Europa dengan mengunjungi markas Olympiakos Piraeus untuk memainkan leg pertama.